Tajuk Entri & Judul Seragam pada Terbitan Berseri Perpustakaan

Pengelolaan koleksi terbitan berseri diera Library 2.0 dewasa ini memerlukan pemahaman yang cukup tinggi apalagi bila dikolaborasikan dengan kebijakan unggah karya ilmiah yang per tahun 2012 ini diterapkan diseluruh perguruan tinggi diindonesia. Peranan pustakawan di garda depan untuk membawa mahasiswa dan dosen ke era baru yakni dari era “lecturer learning orientation” menuju “student learning orientation”. Nah, guna mendukung pemahaman dosen dan mahasiswa ketika membaca koleksi jurnal ilmiah. prosiding, serta terbitan berseri lainnya diperpustakaan maka pustakawan dirasa perlu untuk menentukan tajuk entri dan judul seragam. Dalam sesi ini kita akan mencoba menjawab beberapa pertanyaan mendasar mengenai hal manajemen terbitan berseri tersebut, rinciannya sebagai berikut :

1. Apa yang menjadi indikator pustakawan sebelum memutuskan untuk membuat judul seragam?

2. Mengapa penentuan suatu tajuk subyek diperpustakaan sangat penting?

3. Apa yang dimaksud dengan judul seragam?

4. Apa yang wajib dilakukan pustakawan apabila nama badan korporasi dan tempat terbit mengalami perubahan?

5. Apa yang dimaksud dengan index?

Dari sekian fakta yang ada diperpustakaan mari kita mencoba berdiskusi mengerjakan pokok bahasan diatas. Kemampuan kita dilevel ini akan menjadi modal untuk menentukan perencanaan kekuatan SDM dan anggaran pengelolaan terbitan berseri kedepannya. Finally…selamat membaca dan ditunggu komentarnya ya :)

Salam Librarian 2.0 !

Admin-

About these ads

5 Responses to “Tajuk Entri & Judul Seragam pada Terbitan Berseri Perpustakaan”

  1. Andri Widyanto Says:

    1. Penggunaan tajuk seragam dimaksudkan agar dalam katalog dapat terkumpul uraian utama karya-karya yang diterbitkan dalam berbagai bahasa atau badan dalam berbagai versi. Tajuk seragam diberlakukan untuk karya-karya klasik yang tidak dikenal pengarangnya, kitab suci dan karya peraturan perundang-undangan. Pencantuman judul seragam adalah optional, bukan wajib. Judul seragam ditentukan sebelum judul yang sebenarnya dan ditulis dalam kurung siku. Judul seragam itu sendiri terdiri dari judul sebenarnya karya itu dan diikuti dengan unsur pembeda. Adapun beberapa unsur pembeda yang ada dalam judul seragam antara lain :
    1. Badan korporasi
    2. Tempat terbit
    3. Tahun terbit
    4. Tempat dan tahun terbit atau badan korporasi dan tahun terbit
    5. Pernyataan edisi, keterangan judul lain dsb.
    Ada beberapa judul seragam lain ditinjau dari segi macam/bentuk terbitan berserinya seperti :
    1. Untuk karya terjemahan
    2. Materi Hukum
    3. Reprint
    4. Dan Bentuk Mikro
    Disamping itu, pada karya-karya tertentu unsur pembeda belum bisa membedakan karya itu dari karya yang lain, sehingga perlu adanya tambahan pada judul seragam. Tambahan itu bisa berupa :
    a. Bahasa dari karya itu
    b. Dapat juga berupa keterangan mengenai seri dari karya itu.

    2. Karena Tajuk Subjek adalah sebuah titik akses untuk sebuah cantuman bibliografi yang berisi kata atau frasa mengenai subjek dari sebuah karya yang dimuat dalam sebiah bibliografi karya tersebut. Penentuan tajuk subyek bertujuan mendaftar topik dari semua bahan pustaka dibawah satu kata atau frase sehingga bahan pustaka yang mempunyai topik sama akan terdaftar dalam satu kata atau satu frase. Sedangkan fungsinya adalah membantu pemakai dalam mencari suatu topik atau disiplin ilmu tertentu yang dimiliki perpustakaan.

    3. Pengertian Judul Seragam Menurut Glossary pada buku AACR2 (1988 : hlm 572) adalah
    1. Judul yang khas, untuk mengidentifikasikan sebuah karya yang telah diterbitkan dibawah judul yang beragam untuk keperluan katalogisasi.
    2. Judul kolektif konvensional yang wajib digunakan untuk menyandingkan publikasi-publikasi dari seorang pengarang, pengubah lagu, atau badan korporasi berisikan beberapa karya atau sari karya dan lain sebagainya. Sebuah judul seragam dibuat hanya jika judul yang sebenarny dari karya yang sedang diproses, identik dengan judul sebenarnya dari terbitan berseri lainnya yang sudah ada di katalog, pangkalan data, atau pada sumber referensi.

    4. Pustakawan harus membuat sebuah entri baru dan mengupdate nama badan korporasi dan tempat terbit yang baru. Namun hal itu tidak perlu dilakukan bila yang berubah adalah tempat terbitnya saja.

    5. Indeks adalah daftar kata atau istilah penting yg terdapat dalam buku cetakan tersusun menurut abjad yg memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan.

  2. Erlin Tya Says:

    1. Pustakawan dalam menghadapi teknologi informasi sangat cepat menuntut Pustakawan, sehingga apa yang ditawarkan oleh perpustakaan akan menjadi akraktif, intraktif, edukative dan rekreatif bagi semua pemustaka dengan adanya teknologi informasi membuat pustakawan harus meninggalkan predigm lama menuju predigm baru.

    2. Sudah jelas pengatalogan, klasifikasi danpenentuan tajuk subjek ini adalah terutama pekerjaan intelek, pekerjaan menggunakan akal, bukan pekerjaan fisik terutama adalah kemampuan memahami sebuah peraturan tata kerja sebuah prosedur dan tata kerja adalah bagian dari sebuah sistem yg memungkinkan sistim tersebut bekerja secara baik. Pengatalogan,klasifikasi,dan penentuan tajuk subjek adalah prosedur yang memungkinkan sebuah sistem perpustakaaan bekerja secara baik.
    3. Menurut Glossary pad buku AACR2 (1988 : hlm 572) adalah
    1. Judul yang kas untuk mengidentifikasi sebuah karya yang telah diterbitkan di bawah judul yang beragam untuk keperluan kata logisasi.
    2. Judul kolektif konvensional yang wajib digunakan untuk menjadikan publikasi-publikasi dari seorng pengarang,penggubah,lagu, atau badan korporasi berisikan beberapa karya/sari karya dsb.
    sholhin. staff. uns.ac.id/files/2011/03/modul-3. pdf
    4. Kalau Katalog perpustakaan telah mengalami perubahan dari masa ke masa penelusuran nformasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Sesuai dengan perkembangan jaman mulai dari katalog kartu(manual) smpai dengan katalog computer terpasang ( online computer catalog. Perubahan-perubahan ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada penggguna perpustakaan dalam temu balik informasi.
    5. Index adalah sebuah objek sistem basis data yang dapat mempercepat proses pencarian (query) data.

  3. Enik Suciningsih Says:

    1. Seberapa baiikkarya itu dikenal oleh pengguna,Berapa banyak perwujudan dari karya itu,Apakah entri pertama dibawah judul,Apakah karya aslinya dalam bahasa lain,Seberapa jauh katalog itu digunakan untuk tujuan -tujuan penelitian.
    2. Karena tajuk merupakan kuncu untuk mengetahui dimana suatu entri disusun atau ditemukan.Tiap jenis tajuk mempunyai peraturan tersendiri dan faktor yang menentukan itu adalah bahasa,ejaan,senonim,singkatan,akronim,tranliterasi,nama resmi sinonim,nomor konvesional dsb.
    3. Judul yang kas untuk mengidentifikasikan sebuah karya yang telah diterbitkan dibawah judul yang beragam untuk keperluan katalogisasi.
    4.Judul seragam tidak perlu diganti dan tidak usah dibuat entri baru perubahan tersebut dicatat didaerah catatan.
    5.Daftar kata atau istilah penting yang terdapat dibuku cetakan (biasanya pada bagian ahkir buku)tersusun menurut abjad yang memberikan informasi mengenai halaman,tempat atau kata istilah yang ditemukan

  4. Dianha Avhee Says:

    1. Hal-hal yang menjadi indikator pustakawan sebelum
    memutuskan membuat judul seragam antara lain:
    a. Seberapa baik karya itu dikenal pengguna
    b. Berapa banyak perwujudan dari karya itu
    c. Apakah entri utama berada dibawah judul
    d. Apakah karya aslinya dalam bahasa lain
    e. Seberapa jauh katalog itu digunakan untuk tujuan-tujuan
    penelitian

    2. Karena tajuk subjek untuk setiap bahan pustaka, akan
    digunakan sebagai alat penelusuran yang penting dalam
    perpustakaan guna memungkinkan pengguna dan petugas
    perpustakaan menemukan dengan cepat bahan pustaka yang
    diperlukan tentang subjek tertentu.

    PERPUSTAKAAN,ILMU
    020
    SUL SULISTYO-BASUKI
    P Pengantar ilmu perpustakaan/oleh Sulistyo-Basuki.
    – Cet.1. – Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1991.
    480 hlm.; 24cm.

    ISBN 979-511-169-8

    1. Ilmu Perpustakaan I. Judul

    3. Judul seragam adalah:
    – judul yang khas, untuk mengidentifikasi sebuah karya yang
    telah diterbitkan di bawah judul yang beragam, untuk
    keperluan katalogisasi.
    – judul kolektif konvensionsl yang lazim digunakan untuk
    menyandingkan publikasi-publikasi dari seorang pengarang,
    pengubah lagu, atau badan korporasi berisikan beberapa
    karya atau sari karya, dan sebagainya, dari beberapa karya,
    seperti karya-karya lengkap, beberapa karya dalam bentuk
    literatur atau musikal yang khas.

    4. Jika nama badan korporasi mengalami perubahan, maka
    sebuah entri baru untuk karya tersebut harus dibuat. Unsur
    pembeda pada entri ini diperlihatkan dalam daerah catatan
    masing-masing entri. Pada catatan tersebut badan-badan
    korporasi dicatat dalam bentuk judul seragam mereka.
    Sedangkan jika tempat terbitan mengalami perubahan, maka
    judul seragam tidak perlu diganti dan tidak usah dibuat entri
    baru. Perubahan tersebut dicatat pada daerah catatan.

    5. Indeks adalah daftar isi penting yang terdapat dalam sebuah
    karya tulis/bahan pustaka yang disusun secara alfabetis.

  5. Saiful Arif Says:

    1. Indikator pustakawan sebelum memutuskan untuk membuat judul seragam adalah :
    a. Seberapa baik karya itu dikenal pengguna
    b. Berapa banyak perwujudan dari karya itu
    c. Apakah entri utama berada dibawah judul
    d. Apakah karya aslinya dalam bahasa lain
    e. Seberapa jauh catalog itu digunakan untuk tujuan-tujuan penelitian
    2. PenentuanTajuk subjek di perpustakaan sangat penting karena : tajuk subjek akan digunakan sebagai alat penelusuran yang penting dalam perpustakaan guna memungkinkan pengguna dan petugas perpustakaan menemukan dengan cepat bahan pustaka yang diperlukan tentang subjek-subjek tertentu. Tajuk subjek akan memberikan informasi yang lengkap, mengenai bahan pustaka apa saja yang ada tentang subjek tertentu dalam sebuah perpustakaan
    Contoh :
    Jika satu buku menggunakan istilah “psikologi” dan buku lain menggunakan istilah “ilmu jiwa” maka dalam tajuk sbjek harus dipilih salah satu dari istilah tersebut. Jika yang dipilih istilah “ilmu jiwa” maka akan berlaku bagi kedua buku tersebut atau pada buku-buku yang lain yang mempunyai tema yang sama.

    3. Judul Seragam adalah : judul yang khas untuk mengidentifikasikan sebuah karya yang telah diterbitkan di bawah judul yang beragam untuk keperluan katalogisasi. Atau bisa didefinisikan judul seragam adalah kolektif konvensional yang lazim digunakan untuk menyandingkan publikasi-publikasi dari seorang pengarang, penggugah lagu atau badan korporasi berisikan beberapa karya atau sari karya dan sebagainya.

    4. Yang dilakukan pustakawan apabila nama badan korporasi dan tempat terbit mengalami perubahan adalah : pustakawan harus membuat entri baru untuk karya tersebut dimana unsur pembeda pada entri ini diperlihatkan dalam daerah catatan masing-masing entri, tapi jika yang mengalami perubahan tempat terbit sebagai pembeda maka judul seragam tidak perlu diganti atau tidak usah dibuatkan entri baru. Perubahan tempat terbit tersebut cukup dicatat pada daerah catatan.

    5. Indeks adalah : publikasi yang memuat informasi dimana sebuah informasi dapat ditemukan atau dengan kata lain indeks adalah daftar kata atau istilah penting yang terdapat dl buku cetakan (biasanya pada bagian akhir buku) tersusun menurut abjad yang memberikan informasi mengenai halaman tempat kata atau istilah itu ditemukan, atau dapat diartikan bahwa indeks adalah semua proses yang berkaitan dengan masukan pada suatu system sepert menganalisa subjek, mengklasifikasi dan pembuatan katalog

    Untuk merubah pemahaman mahasiswa dan dosen dari “lecturer learning orientation” menuju “student learing orientation” tidaklah mudah bagi seorang pustakawan, karena dibutuhkan kemampuan dari pustakawan dalam membuat tajuk entri dan judul seragam. Karena tajuk entri inilah yang akan dipakai oleh mahasiswa dan dosen dalam penelusuran bahan pustaka. Sebab tajuk entri merupakan titik akses dari suatu bahan pustaka yang merupakan tajuk entri utama dan tajuk entri tambahan. Kecepatan dalam penelusuran bahan pustaka dikarenakan seorang mahasiswa atau dosen akan melihat pada catalog dengan melihat nama, istilah, kata sandi / kode dan lain sebagainya dari tajuk entri yang dibuat oleh pustakawan.
    Kemudian dalam membuat tajuk entri jangan melupakan aturan dalam pembuatan judul seragam. Karena judul seragam akan digunakan sebagai pembeda antara judul-judul terbitan berseri yang identik. Sehingga dalam menentukan tajuk entri dari terbitan berseri tidak terjadi kesalahan dalam penggunaan istilah, nama, kata sandi dan sebagainya. Sebab kesalahan dalam menentukan sebuah tajuk entri dan judul seragam maka akan berdampak pada sulitnya penulusuran suatu bahan pustaka.

Silakan mengisi komentar dengan Login Facebook ! Abaikan logo 1 dan 2. Cukup klik logo facebook dan segera anda telah diijinkan memberi komentar !

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: